< Hasil Rekomendasi
⚙️ Menganalisis data tanah...
Tanaman Padi (Oryza sativa)
🌾 Panduan Budidaya - Panen
1
Persiapan Lahan
- Lahan sawah diolah terlebih dahulu dengan pembajakan dan penggaruan hingga tanah menjadi lumpur yang homogen.
- Pastikan petakan sawah memiliki sistem pematang dan saluran drainase yang baik untuk mengatur tinggi genangan air.
- Pengolahan tanah bertujuan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aerasi, dan mendukung perkembangan perakaran padi.
2
Penyemaian
- Gunakan benih padi unggul
- Umur bibit saat siap dipindahkan ke lahan tanam (±19–23 hari).
- Bibit berasal dari persemaian yang terkelola dengan baik.
- Bibit siap tanam sesuai standar teknis budidaya padi.
3
Penanaman
- Bibit ditanam dengan jarak tanam 25 cm × 25 cm.
- Gunakan 2 bibit per lubang tanam.
- Penanaman dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kerusakan akar.
4
Pengaturan Tata Air
- Pengairan tergenang : Tinggi genangan air ±7–10 cm, Air dipertahankan hingga memasuki fase generatif
- Setelah itu, Air diberikan secukupnya hingga permukaan tanah basah dan berlumpur.
- Tidak ada air yang menggenang di atas permukaan tanah.
- Setelah air meresap, pengairan dihentikan sementara.
- Pengairan dilakukan kembali jika tanah mulai retak halus atau terlihat mulai kering..
5
Pemupukan
- Berikan pupuk NPK sebagai pupuk dasar sebelum atau sesaat setelah tanam.
- Lakukan pemupukan susulan pada umur 2–4 minggu setelah tanam untuk mendukung pertumbuhan anakan.
- Kurangi genangan air saat pemupukan agar pupuk tidak hanyut dan mudah diserap akar.
5
Perawatan
- Lakukan pengendalian gulma secara rutin.
- Pantau pertumbuhan tanaman, terutama Tinggi tanaman dan Jumlah anakan (4, 6, dan 8 MST).
- Jaga kondisi air agar tidak terjadi genangan berlebih dalam waktu lama.
5
Panen
- Panen padi saat bulir sudah menguning dan matang sempurna.
- Potong tanaman padi dan kumpulkan gabah hasil panen.
- Timbang gabah sebagai gabah kering panen (GKP).
- Jemur gabah selama ±7 hari hingga kering.
- Timbang kembali gabah kering sebagai gabah kering giling (GKG).
Tanaman Jagung (Zea mays)
🌽 Panduan Budidaya - Panen
1
Persiapan Lahan
- Bersihkan lahan dari gulma dan sisa tanaman.
- Gemburkan tanah untuk memperbaiki aerasi dan drainase.
2
Persiapan Benih
- Gunakan benih jagung hibrida berkualitas (misal BISI 18).
- Pilih benih sehat dan bebas hama penyakit.
3
Penanaman
- Buat lubang tanam menggunakan tugal.
- Tanam 1 benih per lubang.
- Tutup benih dengan tanah tipis dan siram secukupnya.
4
Pemeliharaan
- Lakukan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman.
- Kendalikan gulma dengan penyiangan manual.
- Lakukan pengendalian hama dan penyakit bila diperlukan.
5
Panen
- Panen dilakukan saat biji jagung telah masak fisiologis.
- Petik atau potong bonggol jagung dari batang tanaman.
- Kumpulkan bonggol hasil panen di satu tempat.
- Keringkan bonggol hingga kadar air menurun.
- Jagung siap dipipil atau ditimbang sesuai kebutuhan.
Tanaman Tebu (Saccharum officinarum)
🎋 Panduan Budidaya - Panen
1
Persiapan Lahan
- Gunakan tanah lapisan atas (top soil) yang subur dan bersih dari gulma.
- Gunakan tanah lapisan atas (top soil) yang subur dan bersih dari gulma.
- Campurkan tanah dengan pupuk kandang (misalnya kotoran sapi) hingga homogen.
2
Persiapan Benih
- Pilih batang tebu yang segar, tidak rusak, dan bebas hama penyakit.
- Bahan tanam diambil dari mata tunas pada ruas ke-3 dari pangkal hingga ruas ke-3 dari pucuk.
3
Penanaman
- Batang tebu dipotong menjadi bud sett berisi satu mata tunas dengan panjang ±5 cm.
- Buat lubang tanam sedalam ±3 cm.
- Bud sett ditanam dengan posisi mata tunas menghadap ke atas, kemudian ditutup tanah dan dipadatkan ringan.
4
Pemeliharaan
- Penyiraman dilakukan secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah.
- Pengendalian gulma dilakukan sejak fase awal pertumbuhan.
- Tanaman dipelihara hingga terbentuk daun dan anakan secara optimal.
5
Panen
- Panen dilakukan saat tanaman tebu mencapai umur panen optimal.
- Ciri tebu siap panen ditandai dengan batang keras dan daun bagian bawah mengering
- Panen dilakukan dengan memotong batang tebu menggunakan alat tajam (parang/sabit) sedekat mungkin dengan permukaan tanah.
- Daun dan pucuk tebu dibersihkan dari batang hasil panen.
- Batang tebu yang telah dipanen dikumpulkan dan diangkut ke tempat pengolahan atau penimbangan.